Kebutuhan 7 poin di 3 tiga laga sisa babak penyisihan grup Divisi Utama Liga Indonesia 2014 untuk lolos ke babak 16 besar, membuat kemenangan jadi harga mati bagi PSS Sleman saat menjamu Perseman Manokwari di Stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (12/8) malam ini.

Tiga poin menjadi raihan wajib bagi Anang Hadi dan kawan-kawan untuk menjaga posisi 2 besar, sekaligus menjauhkan diri dari kejaran para pesaingnya. Pelatih PSS Sleman, Herry Kiswanto sadar akan hal tersebut. Terlebih Perseman baru saja menelan kekalahan dari Persinga Ngawi di kandangnya sendiri dengan skor 1-2. Kondisi ini jelas memaksa tim tamu bekerja keras mencuri poin di Sleman untuk keluar dari zona degradasi.

Namun demikian, Herkis tetap yakin dan optimis kemenangan mampu mereka amankan. Semua pemain dalam kondisi yang siap tempur untuk menjalankan skema dan strategi yang sudah ia racik dan diaplikasikan dalam latihan untuk mencetak gol sebanyak mungkin.

“Tim dalam kondisi siap untuk bertempur. Kami siap untuk bermain dan memenangkan pertandingan,” ujar Herkis. Pada laga ini, Herkis nampaknya tak akan banyak mengubah skema permainan. Sempat mantan pelatih Persiba Balikpapan ini mencoba skema 4-2-3-1 untuk mendongkrak kualitas barisan depan, namun percobaan itu nampaknya tak akan dilakukan lebih cepat.

Skema 4-4-2 masih jadi andalan Herkis untuk menjaga konsistensi permainan anak asuhnya. “Namun untuk awalnya kami tetap akan menggunakan 4-4-2 yang selama ini kami gunakan dan formasi ini memang paling cocok dengan materi pemain saat ini. Tapi semua itu mungkin berubah tergantung situasi di lapangan,” sambung Herkis. (krjogja)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top