SLEMAN (TRIBUN) - Pertandingan PSS Sleman kontra Perseman Manokwari malam nanti, dinilai Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Supardjiono, sebagai laga penting karena dua alasan. Pertama, pada laga ini akan menentukan nasib PSS Sleman tetap bertahan berkompetisi Divisi Utama atau terancam degradasi, serta membuka peluang naik kasta ISL. Kedua, laga ini disebut penting karena hampir selama dua bulan terakhir tim hampir tak mempunyai pemasukan sama sekali. Libur kompetisi dan tak ada izin beruji coba dari pihak kepolisian menjadi faktor utama.
Selama ini, PSS Sleman masih bergantung pada pendapatan penjualan tiket masuk penonton untuk menghidupi klub. Diharapkan dari hasil penjualan tiket masuk, pengelola meraup pundi-pundi uang untuk membiayai pengeluaran klub.
"Laga ini penting dari sisi prestasi maupun keuangan PSS Sleman," ujar Supardjiono.
Untuk itu, Pelatih PSS Sleman, Herry Kiswanto, ingin performa tim tetap terjaga seperti sebelum libur panjang kompetisi. Performa yang dimaksud adalah aksi Anang Hadi cs di kandang selama kompetisi musim ini bergulir.
Selama bermain di kandang, tim kebanggaan Slemania dan Brigata Curva Sud tersebut belum pernah kalah, serta baru kebobolan dua gol. "Saya ingin penampilan mereka seperti saat melibas Persinga Ngawi dan lawan-lawan lainnya di kandang," harap pelatih yang akrab disapa Herkis itu.
Pelatih tak banyak melakukan perubahan mendasar saat menghadapi Perseman Manokwari nanti. Formasi 4-4-2 masih tetap dipertahankan, mengingat minimnya materi pilihan pemain. Selain karena formasi lain yang selama ini dilatih di sela-sela latihan belum nyantel benar di skuad Elang Jawa.
"Anak-anak sudah mulai memahami cara kerja formasi 4-3-2-1 tapi belum akan diterapkan pada laga mendatang," timpal asisten pelatih PSS Sleman, Edy Broto.
Menurutnya, formasi ini tak beda jauh dari skema 4-4-2 yang selama ini diterapkan, hanya beda cara kerjanya. "Formasi itu akan kami gunakan sebagai alternatif, setelah melihat situasi dan kondisi di lapangan," tutup pria yang pernah menduduki kursi pelatih, sebelum Herkis bergabung.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar