Masalah finansial nampaknya masih membelit PSS Sleman. Tak ada pemasukan
selama bulan Juli, PT Putra Sleman Sembada (PSS) hanya bisa membayarkan
setengah gaji pemain bulan Juli. PSS baru akan memberikan sisa gaji
Anang Hadi dan kawan-kawan sebelum dijamu tim tetangga, PSIM Yogya, 8
Agustus mendatang.
Direksi PT PSS, Suparjiono, kemarin
membenarkan hal tersebut. PT PSS belum bisa membayar penuh gaji pemain
bulan Juli. Gaji baru dibayarkan separo namun PT PSS akan berusaha untuk
membereskan setengah gaji yang harus diterima pemain bulan Juli sebelum
lawan PSIM. "Kami memang baru bisa membayar sebagian gaji pemain bulan
ini. Kita baru bayarkan 50 persen dari apa yang harus mereka terima.
Sisanya akan kota bayarkan sebelum melawan PSIM," ujar Suparjiono.
Ia menambahkan dengan gaji yang baru separo dibayarkan setidaknya
pemain bisa tenang saat kembali ke rumahnya masing-masing bersama
keluarga. Baru bisa membayar gaji separo dirasa normal bagi PSS dengan
situasi saat ini. Banyak klub yang lebih parah dalam hal finansial
dibandingkan PSS. Untuk itu ia berharap semua punggawa Laskar Sembada
bisa memahami hal tersebut.
"setidaknya dengan gaji 50 persen
yang dibayarkan pemain bisa merayakan Lebaran dengan tenang. Kami pasti
akan menyelesaikan sisanya sebelum melawan PSIM. Yang jelas kami selalu
berusaha untuk memenuhi hak pemain," sambung adik kandung tokoh
sepakbola DIY, H Subardi ini.
#KR
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar