Jelang derby antara PSIM Yogyakarta melawan PSS Sleman Jumat depan (8/8) yang diwacanakan akan di gelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro mengaku tak khawatir dengan mental bermain anak buahnya saat bermain di luar kandangnya.
Seperti diketahui PSIM pada dua laga kandang terakhir di putaran grup Divisi Utama 2014, terancam tak bisa menggunakan Stadion Mandala Krida yang menjadi kandang mereka selama ini. Hal ini dikarenakan Stadion Mandala Krida telah memasuki tahap renovasi dari bulan Juli lalu hingga Desember 2014 mendatang.
Sehingga muncul wacana PSIM akan menggunakan Stadion Maguwoharjo Sleman, yang notabene merupakan kandang PSS Sleman untuk menjalani laga derby tersebut.
“Saya tak khawatir sama sekali dengan mental bermain anak-anak. Mental mereka sudah terlatih sejak putaran pertama lalu, main di manapun kami selalu bisa fight. Jadi saya tak terlalu risau bila bermain di luar Mandala Krida, yang merupakan kandang kami sekalipun,” papar Seto.
Dan untuk mempersiapkan laga melawan PSS tersebut, Seto bersama jajaran pelatih akan langsung menggenjot materi latihan di latihan perdana usai libur Lebaran, Senin (4/8) besok.
“Kita akan langsung masuk ke materi pengembalian fisik pemain dan juga materi penguasaan bola. Saya rasa dalam jangka waktu empat hari itu cukup untuk memberikan dua materi latihan tersebut,” pungkas Seto
#SorotJogja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar