Sleman - Para pengurus tim PSS Sleman, baik manajemen PT Putra Sleman Sembada (PSS) maupun Panitia Pelaksana Pertandingan PSS, berharap kedewasaan dari para supporter selama Babak 16 Besar Divisi Utama 2014. Yakni dengan tak menyalakan flare dan kembang api selama pertandingan masih berjalan.
Sebab seperti diketahui, PSS Sleman baru saja menerima sanksi dari Komdis PSSI terkait penyalaan flare dan kembang api oleh supporter saat permainan masih berlangsung, antara PSS melawan Madiun Putra 15 Agustus 2014 lalu.
Akibatnya Komdis PSSI melalui surat putusannya pada 26 Agustus 2014 lalu, menjatuhkan sanksi sebanyak Rp 35 juta kepada tim PSS Sleman.
“Kita sudah dua kali kena sanksi yang cukup besar dari Komdis PSSI, dan nilainya cukup besar. Maka dari itu kita mohon agar supporter lebih dewasa lagi menanggapi hukuman ini dengan tak menyalakan flare maupun kembang api saat permainan masih berjalan,”papar Rumadi, Anggota direksi PT PSS, (29/8).
Setali tiga uang dengan Rumadi, Panpel PSS pun mengaku telah meningkatkan kerjasama dengan pihak keamanan dalam rangka penjagaan dan sweeping flare atau kembang api yang dibawa masuk ke stadion.
“Kita sudah siagakan 650 personel Polisi, dan kita minta mereka untuk hadir lebih awal guna men-sweeping flare maupun embang api yang dibawa oleh supporter. Hal ini kita lakukan demi kebaikan PSS Sleman juga,” papar Edyanto, Sekertaris Panpel PSS, (29/8).
Home
»
ELJA UPDATE
»
Sumber: SorotJogja
» PSS Sleman Sering Didenda, Penonton dan Suporter Diimbau Tidak Nyalahkan Flare dan Kembang Api
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar