SLEMAN - KEMENANGAN Persinga Ngawi atas tuan rumah PSIM Yogya di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU), Sleman, Sabtu (23/8/2014), sekaligus mengantarkan PSS Sleman sebagai juara Grup 5. Tim berjuluk Elang Jawa (Elja) tersebut sudah mengakhiri laga pada penyisihan grup, setelah menghadapi PSIM di Stadion Mandala Krida, 19 Agustus 2014 lalu, dengan skor imbang 2-2.

Perolehan 19 poin ini cukup membawa anak-anak asuhan Herry Kiswanto bertengger di puncak klasemen, sembari menunggu hasil akhir laga PSBI Blitar, dan PSIM versus Persinga. Kekalahan PSBI lawan tuan rumah Perseman Manokwwari pada 22 Agustus 2014, membuat PSS dipastikan menjadi juara Grup 5.

Posisi kampiun Grup 5 ini sekaligus menempatkan Super Elja bergabung di Grup L pada babak 16 besar. Mereka bersama runner up Grup 6 Martapura FC, juara Grup 7 Persewangi Banyuwangi, dan runner up Grup 8 Persewon Wondama.

Tergabung dalam grup L, PSS sedikit diuntungkan karena terhindar dari tim raksasa Borneo FC dan Persiwa Wamena masuk Grup M. Anang Hadi dkk bisa saja masuk Grup M, jika menjadi runner up Grup 5.

Borneo FC, misalnya, baru kalah saat bertandang ke kandang Persida Sidoarjo dan dua kali seri lawan Persekap, serta Kalteng Putra saat bermain tandang. Kekuatan Persiwa juga tak kalah menakutkan, mantan kontestan Indonesia Super League (ISL) itu baru kalah lawan PSBS Biak dan Persewon, serta seri satu kali lawan Persigubin, semuanya saat bermain di luar kandang.

Namun masuk Grup L juga tak mudah, lawan-lawan yang bakal dihadapi sama beratnya di Grup M. Persewangi Banyuwangi yang dikabarkan mengalami krisis finansial jelang laga terakhir penyisihan Grup 7, baru sekali kalah saat bertanding di kandang PS Sumbawa Barat.

Juara grup 7 tersebut mampu empat kali membawa pulang poin, saat bermain di kandang lawan dan hanya satu kali seri di kandang ketika lawan Persbul Buol pada laga terakhir. "Kami tak membeda-bedakan antara tim satu dengan yang lain, sama-sama kuat tak ada yang diremehkan. Kekuatan tim peserta divisi utama rata-rata sama," ucap Herry Kiswanto, Sabtu (23/8/2014) kemarin.

Pesaing lainnya, Martapura FC, baru kalah lawan Borneo FC yang menjadi juara Grup 6 dan Kalteng Putra di kandang lawan. Mereka juga baru dua kali seri lawan Persida dan PSMP juga saat bermain away.

Persewon juga sulit dikalahkan baik saat di kandang maupun tandang, mereka baru kalah dari juara Grup 8 Persiwa dan PSBS saat bermain di luar kandang. Lalu, ditahan seri di kandang oleh PSBS dan Persifa Fak-fak.

"Saya dengar anak-anak pernah menghadapi Martapura pada laga uji coba awal kompetisi. Saya berharap, anak-anak bisa mempelajari cara bermain mereka. Demikian juga saat menghadapi tim asal Papua pada penyisihan grup, semoga bisa dipelajari," tutur Herkis.

Melihat hasil PSS selama fase penyisihan grup, terlebih saat berlaga di kandang, lawan maksimal hanya memeroleh hasil seri. Mereka harus berjuang keras jika ingin lolos dari babak 16 besar dan maju ke fase berikutnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top