SLEMAN - Sesepuh sepakbola Sleman, Hendricus Mulyono menganggap, Pelatih PSS Sleman, Herry Kiswanto tak mampu merangkap jabatan sebagai manajer tim. Mantan Pelatih Persiba Balikpapan itu sementara merangkap jabatan sebagai manajer tim Elja sampai kompetisi berakhir.
Pria yang akrab disapa Mbah Mul itu menyatakan, tak terkejut dengan mundurnya Sukoco dari manajer PSS Sleman. Sudah sejak awal, ketua Pengcab PSSI Kabupaten Sleman ini memprediksinya.


"Sudah saya sarankan sejak awal, Sukoco tak masuk manajemen karena dia seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil). Berdasarkan aturan, seorang PNS tak diperbolehkan masuk kepengurusan klub profesional," kata Mbah Mul, Jum'at (25/7) kemarin.


Diakuinya, era sepakbola yang berkembang saat ini, seorang pelatih merangkap jabatan sebagai manajer tim. Tapi konsep tersebut, menurutnya, belum pas dalam persepakbolaan di Indonesia.
Konsep tersebut baru bisa berjalan di kompetisi Eropa yang sudah sangat modern. "Pelatih merangkap manajer tak efektif dan dampaknya kepada tim yang sedang mempersiapkan diri menghadapi lanjutan kompetisi," jelasnya.


Sebelumnya, Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Supardjiono menyatakan, sementara waktu jabatan manajer tim dirangkap oleh pelatih. Jika dalam perjalanannya pelatih tak mampu, ia akan menunjuk penggantinya.
"Nanti dicari, kalau toh tanpa manajer juga tak masalah. PSIM Yogyakarta manajer jarang ke lapangan, juga berjalan baik," tutur pria yang pada awal musim lalu mengundurkan diri sebagai manajer.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top