Desas-desus akan dipindahnya laga derby PSIM Yogyakarta kontra PSS Sleman di lapangan netral dan tertutup tanpa penonton, rupanya tak terbukti. Direktur Utama PT Putra Insan Mandiri (PIM) badan hokum milik PSIM, Dwi Irianto membantah hal tersebut. Dirinya menegaskan bahwa laga tersebut akan tetap digelar di Stadion Mandala Krida pada 8 Agustus 2014 dan terbuka bagi penonton.

“Isu itu tidak benar adanya, kita tetap akan menggelar laga tersebut di Mandala Krida dan terbuka bagi penonton,” tegas  Dwi Irianto yang akrab disapa Mbah Putih tersebut.

Terkait kasus kerusuhan supporter antara kedua kubu pendukung PSS dan PSIM saat pertandingan Leg pertama di Stadion Maguwoharjo 29 April 2014 lalu. Dwi Irianto berharap kejadian tersebut tak terulang di Stadion Mandala Krida pada leg kedua besok.

Maka dari itu hingga saat ini pihaknya tetap pada ide awal yakni tidak akan membuka kuota bagi supporter PSS Sleman untuk hadir di Mandala Krida. “Lebih amannya kita tidak akan membuka kuota bagi supporter lawan untuk hadir di Mandal Krida. Ini lebih pada pertimbangan keamanan dan berkaca pada pertemuan pertama lalu,” lanjutnya.

Sedangkan untuk keamanan dan ijin pertandingan, Dwi Irianto akan berusaha mengkomunikasikan dengan pihak kepolisian untuk membantu mengamankan jalannya laga derby PSIM kontra PSS tersebut. Sebab diyakninya laga tersebut akan berjalan panas dan rawan bentrokan

#Sorotjogja
 
Top